Pages

Selamat datang di BlogRijal.. Hanya ingin share coret-coretan ku yang bukan sekedar coret-coretan.. Saling berbagi inspirasi dan motivasi.. Semoga bermanfaat.. :)



09 May 2009

Jika harus berkorban, akan kulakukan..

Malam yg sepi. Dingin menusuk sampai ke ulu hati. Aku tiba2 terbangun. Aku tersentak karena tiba2 seluruh makanan yg ada di perutku memberontak untuk keluar. Mual. Aku mual sekali.
Kucoba bertahan, dengan memejamkan mata kembali. Berharap aku tertidur lagi, biar adzan shubuh yg membangunkanku nanti.
Ternyata, mereka begitu bersikeras. Ku berlari menuju kamar mandi. Untuk memenuhi tuntutan mereka itu.

Gawat.. ibuku yg memang letak kamarnya di samping kamarku, mendengar kejadian itu.
Subhanallah.. Beliau langsung menuju dapur, meracik ramuan obat mujarab. Obat yg dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Itulah teh manis cinta. Walaupun hanya teh manis, jika dibuat dengan kasih sayang yg murni, kasih sayang seorang ibu, maka akan menjadi obat yg mujarab.
Setelah aku merasa lebih baik, Ibu langsung menasihatiku. Beliau mengingatkanku bahwa aku terlalu kecapean dan mungkin masuk angin. Kupikir ada benarnya juga. Dua hari yg lalu aku shaum, tapi bersikeras ingin jalan2. "Lagi puasa malah jalan2 mulu, apalagi kamu naik motor, kena angin jalanan sedang perutmu kosong", ujar ibuku.
Dalam hati ku berkata, andai kau tahu, Bu. Semua itu kulakukan demi dia. Kulakukan semua itu agar bisa selalu bersamanya.
Sedangkan puasa itu sendiri karena nazar. Aku telah bernazar akan shaum seusai UN. Itu janji jadi harus ditepati.
Dan aku tak sanggup meninggalkan salah satunya.

Tak apalah. Aku yakin aku berkorban demi cinta, dan yakin cinta yg akan menyembuhkanku.
Kenangan hari Senin dan Kamis itu takkan kulupakan. Takkan.

0 komentar:

Post a Comment